Jumat, 12 April 2013

INTERAKSI KEHIDUPAN



Interaksi kehidupan, social dan budaya yang menimbulkan masalah penduduk dan lingkungan
Gejala pertumbuhan penduduk yang cepat baik di kota maupun di desa muncul akibat pemenuhan kebutuhan. Kebutuhan penduduk seperti pangan, sandang, papan dan lainnya berkembang sesuai perkembangan budayanya. Tingginya kebutuhan barang dan jasa memerlukan banyak SDA. Jadi dengan bertambah banyaknya penduduk kebutuhan akan barang dan jasa juga meningkat. Hal ini terkait dengan peningkatan kesejahteraan penduduk suatu bangsa. Kesejahteraan memerlukan ekonomi tinggi dan ekonomi tinggi memerlukan SDA yang banyak. Pengambilan SDA yang berlebihan menyebabkan kerusakan SDA dan kerusakan lingkungan. Kegiatan produksi non jasa memerlukan lebih banyak SDA, akibatnya persediaan SDA semaking menipis bahkan pencemaran lingkungan semakin meningkat .
Pertumbuhan ekonomi menghasilkan hal-hal berikut.
a.       Ketersediaan barang dan jasa meningkatkan dengan sejalan peningkatan jumlah penduduk dan ekonomi.
b.      Penggunaan SDA yang besar menyebabkan menipisnya persediaan SDA dan terjadinya pencemaran lingkungan.

D. Pembangunan Harus Berwawasan Lingkungan dan Berkelanjutan

Pembangunan dapat mengatasi berbagai masalah, tetapi dapat juga menimbulkan masalah, diantaranya:
a.       Banyak pembangunanpengembangan sumber daya air menimbulkan masalah kesehatan, karena telah menciptakan habitat baru.
b.      Pencemaran udara yang berasal dari gas buang kendaraan bermotor dan cerobong industry dapat mengganggu kesehatan bernafas.
Kita harus waspada terhadapa dampak negative pembangunan, tetapi kita harus terus melakukan pembangunan, karena tanpa pembangunan kita pasti tidak berkembang dan akan ambruk. Kita harus memperhitungkan dampak negative pembangunan dan harus berusaha menekannya. Pembangunan harus berwawasan lingkungan dan berkelanjutan. Pembanguna berkelanjutan adalah pembangunan yang memenuhi kebutuhan masa sekarang tanpa mengurangi kemampuan generasi yang akan datang untuk memenuhi kebutuhan mereka. Pembangunan berkelanjutan memiliki arti lingkungan dapat mendudkung pembangunan secara terus menerus karena tidak kehabisan sumber daya sebagai pendukungnya.
Lingkungan social budaya merupakan komponen penting. Kesenjangan pembangunan dan hilangnya hak-hak adat untuk mengolah tanah mereka dan mereka tidak merasakan hasil-hasil pembangunan, tergusurnya pemukiman rakyat kecil menjadikan kesenjangan yang semaking melebar.

E. Pembangunan Berkelanjutan Membawa Perubahan
Setiap pembangunan diharapkan membawa perubahan kearah yang lebih baik menurut ukuran manusia. Berbagai usaha dilakukan demi menjaga keseimbangan lingkungan sehingga tidak mengganggu kehidupan manusia dan mahluk hidup lainnya.

F. Indonesia Dalam Era Globalisasi
1. Pengertian Globalisasi
Globalisasi adalah proses penyebaran hal-hal baru, khususnya yang menyangkut dengan informasi mendunia melalui media cetak dan elektronik. Globalisasi terbentuk oleh adanya kemajuan teknologi komunikasi. Pada akhir abad 20 dan awal abad 21 globalisasi terjadi pada bidang perdagangan internasional. Contohnya menyatunya mata uang eropa “euro”, di Asia pasifik terbentuk assosiasi perdagangan Asia pasifik (AFTA) yang akan mengawasi system perdagangan bebas dunia.
Globalisasi terbentuk akibat kemajuan bidang ilmu pengetahuan dan teknologi komunikasi internasional. Dengan globalisasi terjadinya perubahan social budaya yang dddikenal dengan modernisasi. Aspek moderninsasi adalah:
a.       Senantiasa meningkatkan pengetahuan dan hukum.
b.      Kemandirian dan etos kerja.
c.       Kemampuan melihat masa depan.
d.      Keterbukaan, efisiensi dan produktifitas.
2. berbagai saluran proses globalisasi
Saluran proses globalisasi sebagai berikut:
a.     Lembaga pendidikan dan ilmu pengetahuan serta lembaga keagamaan.
b.    Lembaga perniagaan dan industry internasiona.
c.    Saluran komunikasi, telekomunikasi internasional, dan turisme.
d.   Lembaga kenegaraan yang mengatur hubungan diplomaik.
3. Kecenderungan dan respon masyarakat terhadap globalisasi
Globalisasi hamper melanda semua aspek kehidupan di semua lapisan masyarakat. Mereka yang tidak siap menghadapi gelombang globalisasi akan selalu gugup dan canggung dalam pergaulan hidup. Akibat globalisasi membuat orang cenderung mencari jalan pintas dengan wawasan sempit. Munculnya sikap primordialisme dan fundamentalisme merupakan reaksi pintas atas modernisasi ini. Globalisasi akan merubah social, ekonomi, dan budaya masyarakat. Masyarakat yang dapata menerima globalisasi antara lain:
a.    Generasi muda yang memiliki sifat terbuka.
b.    Masyarakat yang status sosialnya sudah mapan.
c.    Masyarakat perkotaan yang sudah menikmati berbagai informasi dan komunikasi.
Masyarakat yang menolak globalisasi diantaranya:
a.    Masyarakat yang tertinggal di tempat terasing/terisolir.
b.    Generasi tua yang lebih bersifat tertutup dan curiga terhadap globalisasi.
c.    Masyarakat yang status sosialnya belum mapan dan belum siap menerima perubahan.
Unsure-unsur globalisasi yang sulit diterima masyarakat sebagai berikut.
a.    Yang tidak sesuai dengan kondisi dan kemampuan masyarakat, seperti traktor yang mahal dan sulit perawatannya.
b.    Teknologi yang rumit dan mahal, seperti computer.
c.    Unsure luar yang menyangkut dengan ideology politik dan agama.
Unsur globalisasi yang mudah diterima masyarakat:
a.    Yang sesuai kebutuhan dan kondisi masyarakat, seperti listrik masuk desa.
b.    Teknologi tepat guna.
c.    Pendidikan formal(mulai dari tingkat dasar sampai perguruan tinggi)
4. Dampak globalisasi terhadap budaya Indonesia
Globalisasi memiliki dampakbaik positif maupun dampak negative. Berikut ini dampak-dampak globalisasi terhadap budaya Indonesia.
Dampak negative globalisasi sebagai berikut.
1.      Terjadinya goncangan bangsa, akibat informasi yang menonjolkan budaya asing.
2.      Terjadinya ketimpangan budaya antara kota yang maju dan desa yang terisolir.
3.      Memperkecil unsur budaya asli.
4.      Masyarakata cenderung bersifat konsumerisme (pengguna).
5.      Masyarakat cenderung boros, tidak jujur dan tidak disiplin.
Dampak positif globalisasi sebagai berikut:
a.       Masyarakat berwawasan luas.
b.      Masyarakat dapat mengambil hikmah dari kejadian diluar negeri.
c.       Masyarakat dapat mengembangkan budaya dan peradaban bangsa.
d.      Masyarakat lebih aktif dan kritis.
e.       Globalisasi dapat memperkaya unsur budaya bangsa

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar