Definisi Desa dan Kota



Definisi Desa dan Kota

1.      Definisi desa (ural)
Istilah desa berasal dari deshi yang dalam bahasa sangsekerta diartikan sebagai tanah kelahiran atau tanah tumpah darah. Istilah desa di Indonesia pada dasarnya hanya dipakai di Pulau Jawa dan Madura. Tiap daerah di Indonesia memepunyai istilah atau sebutan masing-masing atas desa. Seperti huta di tapanuli, gampong/meunasah di Nangro Aceh darusalam, nagari/kampong di Minangkabau-Sumatera Barat, banjar di Bali, wanus di Minahasa, dan Dusun/tiuh di lampung.
Ada beberapa pengertian desa
a.     Menurut undang-undang No.57 tahun 2005 tentang pemerintahan desa, desa adalah suatu wilayah yang ditempati oleh sejumlah penduduk  sebagai kesatuan masyarakat hokum serta mempunyai organisasi pemerintahan terendah, langsung dibawah camat dan berhak menyelenggarakan rumah tangganya sendiri dalam ukatan NKRI
b.   Desa secara sempit dapat diartikan sebagai pemukiman penduduk yang terletak di luar kota dan penduduknya, pada umumnya bermata pencaharian sebagai petani
c.  Desa dalam arti luas adalah perwujudan geografis yang diakbotkan oleh unsur-unsur social, fisiografis, ekonomi, politik, dan budaya setempat,
d. Desa merupakan kesatuan hokum tempat tinggal suatu masyarakat yang berhak menyelanggarakan rumah tangganya sendiri dan merupakan pemerintahan terendah di bawah camat (Sutarjo, 1965)
2.      Definisi Kota
a.     Kota secara umum merupakan tempat tinggal penduduk yang heterogen dengan beraneka ragam budaya dan kegiatan penduduk yang bersifat ekonomis, materialistis, dan industrialis
b.   Menurut bintarto 1977. Kota adalah suatu system jaringan kehidupan manusia dengan kepadatan penduduk yang tinggi, lapisan social ekonomi yang heterogen dan corak kehidupan yang materialistis
c.    Permen RI No. 4 Tahun 1980. Kota adalah wadah dengan batsan wilayah administrative seperti Kotamadya atau kota adminstratif



Unsur-unsur desa dan kota
1.      Unsur-unsur desa
a.       Wilayah 
      b.      Penduduk 
      c.       Ajaran/adat  istiadat/kebiasaan/tata kehidupan yang cenderung bermotif social
2.      Unsur-unsur kota
a.       Wilayah 
      b.      Penduduk 
      c.       Ajaran/adat  istiadat/kebiasaan/tata kehidupan yang cenderung bermotif ekonomi

 

Komentar

  1. Lengkap sekali pak pembahasannya, memang bisa dikatakan pengertian desa itu relatif tolak ukurnya..Dan sekarang ada istilah desa adat yang pembentukannya juga sdh diatur undang-undang.
    Ada suatu fenomena menarik mengenai transisi desa menjadi kelurahan. Banyak desa yg sudah layak menjadi kelurahan namun tidak mau melepas status desa itu menjadi kelurahan.
    Memang buka suatu keharusan, namun terkadang permasalahannya hanya sekedar tidak mau melepaskan jatah dana desa dari pemerintah. Apalgi sekarang akan turun dana desa sebesar 1,4 m dari pusat.
    Padahal kalau dilihat dari kategori status desa tersebut sepertinya sudah tidak layak lagi disebut desa. karena masyarakatnya hampir tidak ada yang profesinya jadi petani.
    dan sepertinya memang fenomena sayang melepas jatah dana desa dari pemerintah ini juga tdk meyalahi undang-undang....
    So... ya.. terserah aja.
    Trims...
    Salam kenal dari pemerintah desa Pedekik Bengkalis

    BalasHapus

Posting Komentar